ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB

Tidur merupakan kebutuhan wajib semua orang dan semua usia. Bayi yang baru dilahirkan memiliki kebutuhan tidur yang lebih banyak, sementara orang dewasa dan lanjut usia paling tidak bisa tidur selama kurang lebih tujuh hingga delapan jam. Namun terkadang orang dewasa dan lanjut usia tidak bisa memenuhi kebutuhan tidur. Ada berbagai sebab yang sangat berbeda-beda mulai dari aktifitas pekerjaan dan kondisi psikologis. Masalahnya adalah ternyata tidur memang sangat bermanfaat untuk tubuh. Diantaranya adalah seperti tidur bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatur metabolisme, meningkatkan produkstivitas dan berbagai manfaat lain.
Tapi ternyata
kebiasan kurang tidur bisa menyebabkan bahaya yang tidak pernah kita duga.
Berikut ini adalah beberapa masalah dan bahaya akibat kurang tidur.
1.
Gangguan
Kemampuan Belajar
Bagi
pelajar dan mahasiswa atau semua orang yang menjalankan sedang menjalani
program studi maka kurang tidur bisa menyebabkan kurangnya kemampuan kognitif.
Hal ini disebabkan karena kurang tidur akan membuat otak kurang konsentrasi,
tidak bisa memiliki ingatan yang baik, tidak bisa menggunakan nalar dengan baik
dan sulit untuk menemukan solusi masalah. Bagi orang yang sedang menjalani
studi maka akibatnya bisa sangat komplek seperti penundaan kelulusan dan
penurunan prestasi. Tidur bisa membuat otak mengalami proses yang menyenangkan
seperti meningkatkan kekuatan ingatan dan menyimpan memori.
2.
Kecelakaan
Lalu Lintas
Mengantuk
karena kurang tidur sering menjadi salah satu masalah penyebab kecelakaan lalu
lintas. Masalah ini sering kita jumpai seperti pada kendaraan umum atau
kendaraan pribadi. Mengantuk saat menyetir biasanya memberikan efek halusinasi,
terbang dan perasaan was-was yang sangat rendah.Dampaknya bisa sangat besar karena
membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain sesame pengguna jalan. Jadi
pastikan Anda tidur cukup sebelum menyetir jarak jauh maupun jarak dekat.
3.
Menurunkan
Tingkat Libido
Bagi
pasangan yang sudah menikah, maka kurang tidur bisa menyebabkan masalah libido
rendah yang sangat berat. Kondisi ini bisa disebabkan karena tubuh kurang
energi yang cukup, perasaan mengantuk yang sulit untuk ditahan dan masalah
gangguan kesehatan pada pria seperti impotensi dan ejakulasi dini.
4.
Menurunkan
Kadar Testosteron pada Pria
Pria yang
memiliki kebiasaan begadang atau aktifitas lain yang menyebabkan tubuh kurang
tidur juga akan terancam memiliki kadar testosteron yang sangat rendah. Kondisi
ini bisa menyebabkan seorang pria memiliki tingkat kesuburan yang sangat rendah
serta tingkat keinginan seksual yang rendah. Dampaknya tentu sangat berbahaya
karena keseimbangan hormon akan mempengaruhi metabolisme dalam tubuh. Terapi
hormon bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini namun tentu ada efek samping
yang tidak Anda harapkan.
5.
Depresi
Kurang
tidur karena berbagai sebab juga bisa menyebabkan depresi yang sangat berat.
Hal ini paling sering terjadi pada orang yang memiliki kebiasan hanya tidur
selama kurang dari enam jam perhari. Gejala yang paling sering di temukan
adalah seperti rasa cemas berlebihan, menjadi lebih sensitive, mudah
tersinggung dan kondisi badan yang kurang sehat. Depresi bisa menyebabkan
berbagai jenis penyakit termasuk jantung dan kanker.
6.
Penampilan
Kulit yang Buruk
Kulit
menjadi salah satu cara untuk mengukur kesehatan tubuh. orang yang memiliki
kebiasaan tidak tidur cukup maka cenderung memiliki penampilan kulit yang
kurang cerah, pucat, loyo, keriput dan muncul garis halus. Bagi wanita yang
memiliki kebiasaan ini maka akan terlihat lingkaran bengkak pada bagian mata. Hal
ini disebabkan karena tubuh mengeluarkan hormon stress yaitu kortisol yang
lebih banyak. Kortisol yang terlalu banyak bisa merusak kolagen sehingga
menyebabkan kulit menjadi tidak kenyal dan elastis.
7.
Menghambat
Pertumbuhan
Bayi yang
baru dilahirkan memiliki kebutuhan tidur yang lebih banyak, kemudian akan
berkurang sesuai dengan penambahan umur. Sebenarnya ketika tidur maka proses
metabolisme untuk pertumbuhan sedang berjalan tanpa kita sadari. Akibatnya jika
kurang tidur maka tubuh akan mengeluarkan hormon pertumbuhan yang sangat
sedikit. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan masa otot yang lemah, tulang
yang kurang kuat dan kulit yang tidak elastis. Bahkan juga bisa menyebabkan
kerusakan jaringan tubuh diberbagai titik tubuh.
8.
Obesitas
Sebenarnya
ketika tubuh kurang tidur maka biasanya akan memiliki nafsu makan yang lebih
tinggi dan rasa lapar yang berlebihan. Kondisi ini kemudian akan membuat Anda
ingin makan dan memicu kegemukan. Rangsangan rasa lapar ketika kurang tidur
disebabkan karena adanya kiriman leptin yabng membuat otak memiliki dorongan
makan yang besar. Konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung lemak dan
karbohidrat tentu akan membuat tubuh menjadi lebih cepat gemuk. Ancaman
obesitas akan meningkatkan masalah penyakit lain seperti diabetes, jantung,
stroke dan ginjal.
9.
Ingatan
yang Buruk
Kurang
tidur akan membuat Anda menjadi pelupa dan ini sangat memalukan. Ketika tidur
sebenarnya otak bekerja untuk mengingat, menyimpan memori dan mengolah data
yang didapatkan dari syaraf kecil pada saat masih sadar. Jadi ketika kurang
tidur maka otak Anda tidak mengumpulkan data dan menyimpan memori dengan benar.
Dampaknya maka Anda menjadi pelupa dan kurang bersemangat. Kerja rangsangan
sinyal pendek pada otak memiliki peran yang penting dalam fungsi ingatan pada
otak.
10. Mudah
Marah atau Emosi Tidak Stabil
Kurang
tidur memang bisa membuat otak mengalami penurunan fungsi. Namun salah satu
efek yang kurang menyenangkan dari terganggunya fungsi otak adalah menjadi
lebih mudah marah dan emosi yang tidak stabil. Bahkan kondisi ini akan membuat
gangguan untuk hubungan sosial terutama untuk remaja dan orang dewasa. Karena
tekanan emosi yang tidak stabil maka bisa membuat suasana hati menjadi tidak
menyenangkan.
Jika tubuh
selalu kurang tidur maka bisa menyebabkan hipertensi atau penyakit tekanan
darah tinggi. Hal ini bisa disebabkan karena tidur memang bisa menetralkan
sistem pembuluh darah dan kerja jantung menjadi lebih maksimal. Namun ketika
tidur tidak cukup selama terus menerus maka tekanan darah tinggi terjadi karena
pembuluh darah tidak bisa bekerja dengan baik. Akibatnya bisa sangat berbahaya
untuk orang yang memang sudah menderita tekanan darah tinggi.
12. Kekebalan
Tubuh Rendah
Ketika
tubuh sedang tidur sebenarnya tetap bekerja namun tidak bisa kita sadari
sepenuhnya. Tubuh saat tidur tetap memproduksi sitokin dan antibodi yang bisa
melawan infeksi. Jadi zat ini akan melindungi tubuh dari serangan bakteri dan
virus terutama ketika bakteri dan virus melawan antibodi saat tidur. Jadi tidur
yang kurang akan membuat tubuh tidak memiliki sitokin dan akibatnya maka tubuh
akan terlihat sangat lemah, lelah dan tidak memiliki sistem kekebalan yang
baik.
13. flu / Influenza
Influenza
merupakan jenis penyakit yang disebabkan karena tubuh terinfeksi oleh virus.
Jika Anda memiliki kebiasaan kurang tidur maka bisa menyebabkan resiko ini
sangat tinggi. Kondisi ini disebabkan karena tubuh tidak memiliki sistem
kekebalan tubuh yang baik. Akibatnya maka tubuh menjadi lebih lemah dan kurang
produktif. Gejala influenza biasanya langsung terasa ketika bangun tidur dan
akan lebih buruk jika tidak mendapatkan perawatan dan istirahat yang cukup.
14. Halusinasi
Kebiasaan
kurang tidur akibat bekerja atau begadang juga bisa meningkatkan resiko
berhalusinasi. Ini adalah salah satu masalah yang terjadi akibat terjadinya
sistem rangsangan syaraf otak yang tidak berjalan dengan baik. Orang yang
menderita penyakit lupus atau narkolepsi maka halusinasi menjadi lebih parah.
Beberapa gejala yang paling diwaspadai dari halusinasi adalah seperti depresi,
ketakutan tanpa sebab, mudah marah, mudah tersinggung, dan keinginan untuk
bunuh diri dengan cara yang tidak diduga oleh orang yang normal. Bantuan dari
terapis sangat diperlukan untuk mengatasi hal ini.
15. Penyakit Jantung
Sistem
jantung pada dasarnya bisa bekerja dengan baik sesuai dengan kondisi tubuh.
Jika Anda sama sekali tidak memiliki kelainan jantung atau gejala penyakit
jantung, maka kebiasaan kurang tidur bisa menyebabkan masalah jantung. Hal ini
disebabkan karena sistem pembuluh darah dan kekuatan jantung saat memompa darah
tidak bisa berjalan dengan baik. Beberapa gangguan yang paling sering terjadi
adalah seperti serangan jantung, gagal jantung, detak jantung yang terlalu
cepat dan denyut jantung yang tidak teratur. Kondisi jantung yang kurang baik
juga bisa meningkatkan resiko penyakit lain. Jadi tidur cukup akan mengurangi
resiko masalah kesehatan pada jantung.
16. Stroke
Stroke bisa
menjadi salah satu akibat fatal dari kebiasaan buruk yang menyebabkan kurang
tidur. Kondisi ini disebabkan ketika seharusnya sistem pembuluh darah dan
jantung harus bekerja dengan baik. Kemudian masalah pada pembuluh darah bisa
menyebabkan sistem pada otak juga mengalami gangguan. Terhentinya aliran darah
yang bisa menyebabkan pembekuan juga memicu resiko penyakit stroke. Jadi orang
yang menderita penyakit jantung dan hipertensi seharusnya memang menjaga waktu
tidur agar terhindar dari resiko stroke.
17. Diabetes
Tipe 2
Diabates
tipe 2 terjadi ketika tubuh memiliki banyak kadar gula dalam darah namun
insulin dalam tubuh tidak dalam jumlah yang cukup. Hubungan penyakit ini dengan
kurang tidur adalah ketika begadang atau tidak tidur maka tubuh biasanya
membutuhkan karbohidrat dan lemak agar tubuh tetap segar. Kebiasaan
mengkonsumsi makanan berlemak dan banyak mengandung karbohidrat kemudian akan
menyebabkan resiko pada diabetes 2. Tubuh memiliki banyak kadar gula dari
makanan namun pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup. Melakukan banyak
latihan bisa menurunkan resiko ini.
18. Gangguan
Tidur Berat
Gangguan
tidur yang berat seperti insomnia dan paranoid saat tidur paling sering terjadi
pada orang yang memiliki kebiasaan kurang tidur. Tubuh memberikan respon yang
kurang baik jika tetap dipaksakan tidur sebelum waktunya. Beberapa gejala yang
paling sering terjadi misalnya seperti sakit kepala, tubuh yang lelah dan
sering tidak bisa tidur dengan baik. Jika terus terjadi maka juga bisa
meningkatkan resiko penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan penyakit
kronis lainnya.
19. Resiko
Pikun
Saat kita
tidur sebenarnya otak tetap bekerja untuk mendapatkan energi yang baik. Sistem
dalam otak akan bekerja untuk mengingat memori sebelumnya, menyimpan berbagai
ingatan dan merangsang stimulasi otak yang baik. Namun jika tidur tidak cukup
maka otak tidak bisa melakukan fungsi ini. Akibatnya maka ingatan akan melemah
dan kemampuan kognitif lain juga ikut terpengaruh. Resiko pikun paling sering
terjadi dengan ditandai seperti sering lupa dan sulit untuk konsentrasi.
20. Tidur
Tak Tersadar
Tidur kecil
atau tidur tanpa tersadar sering terjadi pada orang yang memang kurang tidur.
Sebenarnya tidur seperti ini lebih berbahaya dibandingkan dengan jenis tidur
yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Kondisi ini juga bisa
menyebabkan bahaya seperti ketika sedang menyetir mobil atau mengendarai
kendaraan bermotor karena bisa menyebabkan kecelakaan. Tidur ringan saat
mengendarai kendaraan biasanya sering sepele namun akibatnya memang sangat
berbahaya. Jadi lebih baik untuk tetap tidur sesuai kebutuhan tubuh.
21. Gangguan
Kognitif
Gangguan
kognitif sering terjadi karena sebenarnya otak tidak mendapatkan sistem yang
baik saat tubuh kurang tidur. Otak sebenarnya tetap bekerja untuk mengumpulkan
energi dan membuat sinyal syaraf pada otak bisa bekerja sepenuhnya. Tapi ketika
tubuh kurang tidur maka beberapa akibatnya bisa sangat parah, terutama ketika
terjadi pada anak-anak, pelajar dan orang dewasa. Anak-anak akan memiliki
pertumbuhan kognitif yang sangat lambat sehingga juga bisa mengakibatkan
kecerdasan yang rendah. Beberapa anak juga bisa mengalami gangguan pertumbuhan
secara fisik dan psikis.
22. Kematian
dan Kematian
Mendadak
Kematian
sebenarnya bisa terjadi ketika tubuh sudah mengalami gangguan yang sangat
kompleks. Penyakit komplikasi akibat kurang tidur seperti serangan jantung,
tekanan darah tinggi, dan diabetes bisa
menyebabkan kematian. Gangguan kurang tidur biasanya akan terakumulasi dalam
waktu yang lebih lama meskipun pada tahap awal sering menyebabkan tubuh menjadi
lebih lemah. Jadi lebih baik untuk cukup tidur agar tubuh bisa istirahat dengan
baik.
23. Kurang
Produktif
Ketika
tubuh kurang tidur maka biasanya tubuh akan merasa tidak nyaman. Berbagai
gangguan seperti emosi, rasa mengantuk yang berat saat siang hari, mudah marah,
mudah tersinggung dan rasa malas paling sering terjadi. Akibatnya maka tubuh
akan kurang produktif. Pelajar atau mahasiswa tidak bisa mengikuti pelajaran
dengan baik dan orang dewasa yang bekerja juga tidak bisa bekerja dengan baik.
Kondisi kurang tidur yang terus menerus juga akan mempengaruhi prestasi dan
masa depan.
24. Tidur
Siang Berlebihan
Jika kurang
tidur pada malam hari maka juga bisa menyebabkan tidur siang berlebihan.
Kondisi ini kemudian akan mempengaruhi aktifitas yang seharusnya dilakukan pada
siang hari. Secara umum maka perubahan ini akan membuat tubuh mengalami
perubahan fungsi termasuk untuk produksi hormon dan sistem metabolisme. Bahkan
kurang tidur yang parah biasanya memang tidak bisa diatasi dengan minuman yang
mengandung kafein.
25. Kurang
Kreatif
Kreatifitas
sepenuhnya diperlukan untuk meningkatkan prestasi pada pelajar, orang dewasa
maupun orang tua. Meskipun setiap kreatifitas bisa efektif sesuai dengan tujuan
masing-masing. Namun orang yang mengalami kurang tidur bisa menjadi tidak
kreatif. Hal ini disebabkan karena sistem otak tidak bisa mengelola fungsi
dengan baik sehingga mudah lesu, lemah, letih berlebihan dan sulit untuk
mengambil keputusan dengan baik. Bagi orang yang bekerja di industri yang
mengandalkan nilai kreatif maka potensinya bisa menurun dan penurunan prestasi
yang sangat besar.
26. Gangguan
Nafsu Makan
Kurang tidur
juga bisa menyebabkan berat badan menurun drastis dan tubuh semakin kurus. Hal
ini disebabkan karena ketika tubuh sedang tidur sebenarnya memproduksi hormon
leptin yang bisa mengendalikan nafsu makan. Ketika kurang tidur maka leptin
dalam tubuh tidak terpenuhi jumlahnya. Hormon leptin berfungsi untuk
mengendalikan nafsu makan dengan memberitahukan lewat sinyal secara langsung.
Jadi kurang hormon leptin maka bisa menyebabkan tubuh tidak bisa mengatur nafsu
makan.
27. Gangguan
Fungsi Mental
Fungsi
mental sangat penting untuk membuat tubuh dan otak bisa bekerja dengan baik.
Tidur yang cukup akan membantu mengendalikan fungsi mental sehingga bisa
mencegah depresi, gangguan pikiran dan perasaan murung yang berlebihan. Jadi
jika kurang tidur maka potensi terkena gangguan mental juga akan lebih tinggi.
Kondisi ini sering ditandai dengan kurang konsentrasi, mudah emosi dan mudah
tersinggung. Jika terjadi pada orang yang bekerja maka bisa menyebabkan
gangguan pada pekerjaan.
28. Gangguan
Kesuburan untuk Wanita
Wanita yang
memiliki pola tidur yang buruk atau sering kurang tidur bisa terkena gangguan
kesuburan yang parah. Kondisi ini disebabkan karena tidur bisa mendukung
produksi hormon reproduksi sehingga bisa meningkatkan kesempatan kehamilan yang
tinggi. Namun wanita yang selalu kurang tidur bisa mengalami gangguan kesuburan
dan sering ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur, gelisah, dan sering
emosi.
29. Resiko
Kerusakan Tulang
Masalah
kepadatan tulang juga bisa terjadi pada orang yang memiliki kebiasaan kurang
tidur. Kondisi ini bahkan sudah dibuktikan oleh sebuah studi yang dilakukan
pada tahuan 2012. Mineral dan sum-sum tulang belakang mengalami penurunan
drastis ketika tubuh tidak bisa tidur dalam jumlah yang cukup. Hal ini kemudian
bisa menyebabkan resiko penyakit osteoporosis. Bagi wanita resikonya bisa
menjadi lebih berat karena kepadatan tulang terus akan menurun setelah masuk ke
tahap menopause.
30. Resiko
Kanker
Sebuah
penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 membuktikan bahwa kurang tidur bisa
menyebabkan resiko kanker yang lebih tinggi. Kondisi ini bisa terjadi ketika
tubuh seharusnya mengalami produktifitas sel dan sistem kerja sel untuk
mempertahankan sistem kekebalan tubuh saat tidur. Namun ternyata ketika kurang
tidur maka sistem sel tidak bisa bekerja dengan baik dan akibatnya banyak sel
yang rusak yang bisa menyebabkan kerusakan jaringan pada tubuh. Kondisinya akan
memburuk karena banyak sel yang rusak, tidak berfungsi dengan baik dan membelah
dalam waktu yang sangat cepat. Penderita kanker payudara bahkan bisa mengalami
kekambuhan jika selalu kurang tidur.
Tips
Agar Tubuh Bisa Tidur Cukup dan Nyaman
1.
Buat
jadwal tidur yang teratur dan selalu bangun pada jam yang sama setiap hari.
Langkah ini akan membuat tubuh memiliki jam tidur otomatis. Anda bisa
menyesuaikan dengan aktifitas sehari-hari.
2.
Buat
suasana kamar tidur Anda menjadi lebih nyaman seperti mematikan lampu,
mengganti sprei dan sarung bantal atau guling agar selalu bersih dan nyaman.
3.
Buat
suasana tidur menjadi lebih nyaman seperti sambil mendengarkan musik yang
santai.
4.
Jika
Anda memiliki kebiasaan sulit tidur pada malam hari maka jangan pernah untuk
tidur pada siang atau sore hari. Tidur pada jam tersebut bisa menyebabkan
gelisah dan sulit tidur pada malam hari.
5.
Lakukan
olahraga atau latihan secara rutin setiap hari. Anda bisa melakukan berbagai
latihan rutin seperti jalan kaki, berlari atau senam.
6.
Hindari
alkohol, kafein atau rokok karena bisa menyebabkan Anda sulit tidur pada malam
hari.
7.
Hindari
mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak menjelang
tidur.
8.
Lakukan
beberapa aktifitas ringan sebelum tidur seperti membaca buku sambil bersantai
hingga merasa mengantuk.
9.
Jangan
menggunakan ponsel atau gadget karena layar biru pada gadget bisa membuat otak
menjadi aktif dan sulit tidur.
10. Tidurlah
di tempat atau ruangan yang menurut Anda paling nyaman sesuai dengan tingkat
mood harian Anda.
Jadi ada
berbagai langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi sulit tidur. Mengingat ada
banyak potensi penyakit karena kurang tidur maka sebaiknya mengatur waktu tidur
yang cukup bisa menjadi solusi yang paling mudah dilakukan. Hindari kebiasaan
begadang yang bisa meningkatkan resiko penyakit kronis.